Catatan silaturahim di SDI NU Pare

Hari ini Selasa, 12 September 2023 kami guru SD Plus Baitussalam Tertek sebanyak 5 orang guru perempuan, atas arahan dari pak Acun, bersilaturahim ke SDI NU Pare. Kami diantar oleh adik ipar Bu Dwi, yang bernama mbk Niken. 

Setelah sholat jama'ah Subuh selesai, saya dan Bu Rustilah menunggu mbk Niken di depan masjid Nahjil Qowim Utara SMAN 1 Kauman. 

Setelah itu kami menjemput ke rumah Bu Dwi lalu menjemput Bu Nurun dan Bu Fina di perempatan masjid Al Muslimun Kepatihan. 

Kami turun di perumahan Bukit Permai untuk menurunkan anak dan suami Bu Nurun di rumah kakaknya. 

Sesampai di SDI NU Pare, kami disambut hangat oleh Kepala Sekolah Bu Ulik, Waka kurikulum Bu Maya, Waka Kesiswaan Bu Reri. 

Beberapa saat kami mengobrol banyak hal lalu kemudian diajak berkeliling di kelas-kelas, masjid dst. 

Berdasarkan hasil wawancara, diskusi, bercerita, tukar pengalaman, saya memperoleh catatan beberapa hal berikut ini. Catatan ini berdasarkan kesimpulan kami silaturahim dan juga inti yang saya ambil / hikmah dari sebuah hasil wawancara. 

1. SPP 100 RB
Makan 100 RB 4 x seminggu
Jumlah siswa 600 an . Berdiri tahun 2006. Jumlah guru berkisar 45 orang. 
2. Out put kelas 6 wajib hafal Yasin tahlil
3. Pembelajaran mengaji dengan metode Ummi, guru ngaji = guru khusus ngaji + guru kelas/mapel yg sudah sertifikasi Ummi.
4. Riyadhoh wajib bagi guru: datang, mengaji dan baca sholawat agar anak-anak mudah menerima ilmu yg kita berikan
5. Mereka juga melakukan studi banding ke sekolah lain yg utama nya masalah karakter
6. Program sekolah : gerakan qurban dengan program Tabungan qurban. Voucher jariyah untuk pembebasan tanah lapangan seharga 2 M. Infaq Jumat, pengajian sebulan sekali untuk wali murid. 
7. Ada target hafalan surat per kelas/ jenjang
8. Prinsip lembaga yg ditanamkan dari bapak Idris ketua yayasan. Diharamkan mengumbar aib guru lain. Wajib menutupi aib teman guru. Satu komando satu manajemen. 
9. Prinsip ATM amati tirukan modifikasi selalu digunakan untuk upgrade program program sekolah
10. Kerjasama dg pak Acun harus menggunakan prinsip gelas kosong biar lancar. 
11. Sekolah dengan 3 pilar yakni guru yayasan komite adalah pilar sekolah yg keseluruhan nya wajib bahu membahu demi kemajuan sekolah
12. Untuk kegiatan extra kurikuler setiap 5 bulan ada panggung untuk menampilkan siswa bukti keberhasilan nya ikut sebuah extra.
13. Setiap hasil studi banding diambil mana2 yg cocok dan memungkinkan untuk dilaksanakan di sekolah. 

Demikianlah sekilas hasil silaturahim ke SDI NU Pare.  Catatan ini tentunya sangat sedikit dibandingkan dengan wawancara,  wawasan dan kenangan yang telah diberikan kepada kami mulai pagi sampai siang tadi. Untuk itu sudilah teman yang mengikuti kegiatan tersebut menambahkan dan melengkapi. 

Kami datang tidak membawa apapun, tapi kami pulang dengan banyak ilmu juga pengalaman dan tak lupa jamuan makan mulai sarapan bubur ayam, beragam kue dan maksi yang lezat tentunya tidak akan saya lupakan. 

Semoga suatu saat kami bisa silaturahim lagi di SDI NU Pare. 

Balerejo, 12 September 2023 
20.17 WIB







Komentar

Postingan populer dari blog ini

Prinsip hidup di usia 47

Calon Sarjana yang Menjadi Juara

Kuliah Tanpa Bangku - 3